Hai pirsawaaannn!! Ada perkembangan berita dari saya, baru-baru ini (sekitar seminggu) saya mulai memakai kacamata! Bukan untuk gaya-gayaan, tapi memang jarak pandang yang sudah mulai blur akhir-akhir ini -_-. Sebenarnya sih juga karena ingin memperbarui penampilan, mungkin kacamata bisa dipilih menjadi opsi yang baik
. Berikut adalah penampakan saya setelah memakai kacamata (narsis).
Btw, ini bukan pakai kacamata saya, tapi pakai kacamatanya temannya kakak saya (duh repot, anak baik gak boleh niru ya).
Awal pandangan yang mulai tidak jelas diawali ketika jaman saya duduk di bangku SMA. Saya sudah merasa kalau mata kanan saya tidak bisa melihat sejelas mata kiri saya. Saya pikir itu karena kelelahan atau bagaimana, jadi tidak ambil pusing, lagipula dulu saya waktu SMA termasuk orang yang tidak ingin memakai kacamata, idealnya sih tetap ingin mempertahankan mata normal. Lagipula kalau saya melihat dengan kedua mata, alhamdulillah masih jelas, jadi mungkin saat ini belum perlu kacamata. Setelah kejadian ini, saya sering merasa kalau untuk melihat jarak jauh, pandangan sudah agak-agak berbayang. Ini berbahaya sih, apalagi kalau nyetir malan-malam, suka ngga kelihatan. Terus juga untuk membaca slide presentasi atau semacamnya dari jauh, agak berbayang dan menyulitkan. Awalnya sih masih bisa saya atasi dengan nanya ke teman itu tulisannya apa, tapi lama-lama jadi butuh juga sense untuk pakai kacamata (sok iye).
Kemudian teman saya, Ayam (panggilan), suatu hari pergi ke optik untuk memeriksa matanya, kemudian ia kembali dengan kacamata sudah bertengger di wajahnya. Kemudian saya coba kacamatanya kan iseng-iseng. Eh jelas lho, maksudnya emang gak sejelas itu, tapi saya gak merasakan pusing dan melihat jarak jauh jadi lebih jelas. Saya mulai menimbang-nimbang, mungkin ini saatnya saya menggunakan kacamata. Yeah.
Pada kepulangan saya ke Jakarta, saya meminta pada Ibu saya untuk mengantarkan saya ke optik mata terdekat, saya bilang mau pakai kacamata, demi kebutuhan penglihatan yang lebih oke punya. Mata saya kemudian diperiksa dan JENG JENG ternyata memang benar mata kanan saya minus, sementara mata kiri saya hampir mendekati normal. OMG. Ya sudah, sekalian saja saya buat kacamata. Mayan.
Berakhir juga masa-masa saya yang pongah tidak mau pakai kacamata, akhirnya pakai juga. Huft~ Nah yang sulit bukanlah masa itu, tapi masa untuk membiasakan diri saya menggunakan kacamata. Karena belum terbiasa dengan kacamata, saya lumayan suka merasa pusing, mata berair, mata pedih, kepala nyut nyut kalau kelamaan pakai kacamata. Tapi mau tidak mau saya harus terbiasa, soalnya saya tetap ingin pandangan full HD ini huhu. Akhirnya setelah kurang lebih seminggu memakai kacamata, symptoms di atas sudah bisa saya tangani. Paling kalau lama banget, kepala agak berat jadinya, tapi mata pedih sudah tidak lagi dong tentunya. Yang belum terbiasa adalah kalau menyetir menggunakan kacamata. Padahal saya memutuskan menggunakan kacamata untuk keperluan menyetir malam yang kadang-kadang suka tidak jelas. Ya sudahlah, mungkin harus melatih diri sendiri #apeu.
Yah, yang penting pandangan jelas, diri ini tetap ca’em
.
