Mengurus Visa Turis Amerika (USA)

March 15, 2013 § 122 Comments

Pirsawan, baru saja saya kembali dari kedutaan Amerika Serikat di Jalan Merdeka Selatan untuk mengurus visa turis (kalau tidak salah B1/2 ya, lupa saya). Nyatanya tidak sehoror yang blog lain gambarkan (sudah jiper juga karena semalam baca-baca). Cukup ramah dan memudahkan petugasnya. Katanya sih kalau urus visa USA itu, susah sekali, horor, dan bisa ditolak kalau salah-salah. Ya visa mana pun kalau memang tidak memungkinkan, si applicant juga pasti ditolak. Yang penting tidak gugup pas diwawancara, dan sanggup menyediakan dokumen-dokumen yang dapat meyakinkan si petugas. Saya mulai ceritanya.

Untuk membuat visa Amerika, saya minta bantuan pihak ketiga untuk mengisi formulir DS-160, transfer uang pengurusan (atau uang pendaftaran ya lebih tepatnya?), dan pas foto. Soalnya biar mudah dan gak pake mikir, kalau otak lagi konslet suka bahaya kalau daftar visa hehe. Saya kemarin urus pendaftarannya di Jalan Sabang. Banyak kayaknya yang menyediakan jasa ini di Jalan Sabang, tapi kalau nemu yang lebih dekat dengan rumah sih gapapa, malah bagus hehe :D . Kemudian saya diminta untuk mengisi sebuah formulir yang sepertinya adalah field yang nantinya ada di DS-160. Untuk beberapa pertanyaan yang saya bingung, enak nih bisa nanya langsung ke yang punya toko, doi udah wara-wiri dalam dunia pervisaan Amerika, jadi ngerti ngisinya gimana dan seluk-beluk supaya visa kita di-approve. Lumayan bisa sekalian konsultasi, jadi kalau ada yang bingung-bingung langsung terjawab. Sembari isi formulir, saya diminta yang punya toko buat foto dulu. Pas foto buat visa Amerika ini agak hebring, ukurannya 5×5, gak biasa kayak 2×3 atau 3×4 atau 4×6. Kasih dah. Karena yang punya toko udah ajib, jadinya fotonya insya Allah benar, gak perlu dag dig dug fotonya disuruh ulang.

Setelah itu, saya tinggal nunggu si yang punya toko sms buat ambil halaman konfirmasi DS-160, bukti transfer biaya visa, dan kertas appointment buat wawancara visa. Saya daftar ke si yang punya toko itu tanggal 9 Maret 2013, Selasanya sudah bisa diambil (12 Maret 2013), dan jadwal untuk wawancaranya tanggal 15 Maret 2013 pukul 07.30 (tadi haha). Hari Rabu dan Kamisnya saya asyik googling pengalaman orang lain urus visa USA yang ditumpahkan di blog masing-masing. Rata-rata sih berhasil (iya ya, kalau gagal males nulisnya rasanya), tapi mengungkapkan hororisme pertanyaan wawancara dan dokumen apa saja yang harus ditunjukkan. Alhasil agak takut dan saya ada kali memikirkan jawaban apa yang acceptable kalau suatu pertanyaan yang particular dan mungkin ditanyain. Yang kayak gini buang-buang waktu sih ternyata, kecuali kalau si applicant emang niat rusuh di US :)) .

Jumat pagi pukul 05.30 saya berangkat dari rumah menuju kedutaan dan sampai kira-kira pukul 06.00. Mendingan kalau ke sini gak usah bawa mobil, karena emang gak ada tempat parkir yang disediakan pihak kedutaan untuk pemohon visa. Enak sih naik taksi, langsung cus turun di depan kedutaan. Kalau naik busway bisa juga keknya, tapi saya engga tahu halte mana yang paling deket :D hehe. Jam 6 ini aja banyak banget yang udah ngantri di samping kedutaan. Kayaknya kalau sebelum jam 6 enggak boleh ngantri di depan kedutaan. Begitu dipersilahkan pihak keamanan untuk antri, langsung deh hableh cepet-cepetan sama para pemohon lain. Usaha jalan cepet (jangan sprint yah) biar kebagian di awal antriannya. Di antrian pertama (sebelum masuk gedung), pemohon diminta untuk mengeluarkan paspor masing-masing untuk dicek oleh pihak keamanan apakah benar wawancara si pemegang paspor tersebut dilaksanakan hari ini atau tidak. Lolos dari sini, kita diminta mengantri sebentar lagi untuk masuk ke dalam gedung, dipindai dulu cyin, alias di x-ray. Nah di bagian pemeriksaan ini, barang-barang bawaan kita harus dipindai semua, barang-barang elektronik dititipkan ke petugas, dan segala jenis makanan dan minuman tidak boleh di bawa ke dalam dan tidak boleh dititipkan ke petugas. Cuma ada dua pilihan, kalau tidak dimakan habis (oleh kita sendiri tentunya), ya dibuang.

Soal barang elektronik (hingga ke masalah powerbank, headset dan sejenisnya) ini sangat tegas. Kalau tas kita dipindai dan terdeteksi adanya barang elektronik yang berada di dalamnya, langsung petugas meminta kita mengeluarkan barang tersebut dan tasnya dipindai ulang. Begitu terus sampai tas kita dinyatakan aman oleh petugas. Tas boleh dibawa masuk ke dalam dengan barang elektronik semuanya dititipkan di pos keamanan. Selanjutnya pemohon pindah dari pemindaian ke tempat antri loket pemeriksaan kelengkapan dokumen. Di sini orang Indonesia yang jaga, biasanya sih embak-embak dan judes banget, padahal masih pagi. Salah arah ngasih paspor pun sudah dapat kuliah pagi dari si mbak, masih pagi itu seharusnya sebar senyum genit dan ramah. Tapi enggak apa-apa deh, mungkin pusing juga karena sebelum saya ada applicant yang datanya kurang lengkap di formulir. Sudah rebes, kita dikasih nomor grup untuk pindai sidik jari dan wawancara.

Dari sini, saya masuk ke tempat tunggu yang ada TV-nya dan ada stand makanannya yang sayang sekali belum buka. Akhirnya nonton CNN aja ngikutin berita persidangan. Abis itu ada pengumuman kalau nomor antrian grup 1 sampai 10 dipersilahkan masuk ke ruang wawancara. Di sini musti antri lagi nunggu nomor antrian grup dipanggil. Kemudian grup saya dipanggil ke loket 3 untuk dipindai sidik jari, dengan orang loket merupakan tante Amerika yang gaul abis dan didampingi oleh seorang petugas kedutaan yang membantu proses pemindaian. Selesai dengan sidik jari, kita diminta menunggu lagi, sampai dipanggil untuk wawancara. Enggak lama menunggu, akhirnya nomor grup saya dipanggil ke loket 11 dan diwawancara sama bule yang mirip Chris Brown <3 . Sebelum saya, ada 2 orang yang terlebih dahulu diwawancara. Yang pertama untuk liburan ke US dan di-approve, Ibu ini baru sekali ke Amrik dan gak ada masalah, wawancaranya in a zip banget. Yang kedua adalah Ibu-ibu dengan logat sunda (saya sempat bicara sedikit sama beliau) mau ke Amrik untuk mengunjungi anaknya yang sedang kuliah, wawancara gak ada masalah, visanya disetujui. Tiba giliran saya dan keluarga. Untuk dua wawancara sebelumnya, Chris Brown berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Pas giliran saya, Chris Brown pakai bahasa Inggris. Berikut cuplikannya:

Chris Brown (CB): Hi, good morning!

Saskya (S): (kok bahasa Inggris sih, jadi jawabnya harus Good Morning juga dongs) Hi! Good Morning!!

CB: How are you?

S: I’m fine! Thanks! (gila jawaban gw anak SD banget sih, harusnya I’m great atau apa kek biar gaul)

CB: So I see that you are in group?

S: Yes, my sister and my mother also applied for the visa today. Do we have the interview together?

CB: Yes, please. So what do you want to do in the US?

S: For holiday. (harusnya vacation sih ah, tuolollll)

CB: I see. Where do you want to go?

S: New York!

CB: Exciting!! So, this is your first time?

S: (awalnya bingung nih, first time apa. Tapi bego juga pake mikir, jelas first time main ke Amrik) Not really, I’ve never been to New York before, but I’ve visited US before. 

CB: Really? In what year? 

S: Around 1994.

CB: All of you? Or just you? (nunjuk ke saya)

S: All of us.

CB: Who’s going to pay for your trip?

S: My father.

CB: What does your father do?

S: He’s a xxx.

CB: So you got xxx, huh? That’s great!

S: Yes, definitely!!

CB: Where did you go when you were in US?

S: I forgot, I was still 4 years old, but never been to NY. Haha.

CB: Great, so this is for vacation then! This is your paper, you’re visa is approved. Enjoy your time in US!!

S: Thank you, you’re welcome!!

Begitulah. Mudah sekali. Sebenarnya percakapan di atas tidak berlangsung lebih dari 1-2 menit. Sebentar sekali. Lancar kayak mencret. Gak diminta dokumen apa pun. Kayaknya dia kalau liat anak muda keknya nyangka buat urus visa pelajar. Kalau urus visa pelajar memang percakapannya dilakukan dalam bahasa Inggris setahu saya.

Dokumen keuangan yang udah saya bawa enggak diminta sama sekali, akta kelahiran juga enggak! Bahkan kartu keluarga juga enggak. Haha. Chris Brown aselik ramah banget dan asyik ketawa-ketawa sambil guyon tapi tetap serius. Galakan mbak-mbak yang di loket pertama kali itu *ups :P . Percuma all of the butterflies in the stomach semenjak dari rumah hingga sebelum diwawancara. Hahaha. FYI, sebelum saya diwawancara, ada Bapak-bapak yang diwawancara di loket sebelah, beliau mau mengunjungi anak dan cucunya yang udah jadi warga negara Amerika. Kata si Bapak, seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh anaknya. Tapi sampai saya selesai wawancara dan visa disetujui pun, si Bapak masih diwawancara. Saya sempat dengar sih katanya si Bapak butuh menyerahkan dokumen lagi, tapi sebelum selesai mendengar semuanya, saya keburu keluar. Semoga si Bapak disetujui visanya yah :) .

Setahu saya kalau permohonan visa ditolak, pemohon berhak tahu alasannya kenapa dan biasanya itu karena tidak cukupnya dokumen-dokumen penunjang si pemohon. Yang musti diperhatikan adalah perihal biaya. Kita harus meyakinkan pewawancara kalau selama di US kita gak akan jadi gelandangan karena kekurangan uang. Untuk itu, dokumen mengenai keuangan kita ada baiknya dipersiapkan dan harus yang aselik lho, gak boleh hasil fotokopi, scan, apalagi tulis tangan! Kalau kita gagal meyakinkan pihak kedutaan, ya begitulah. Kemudian bicara jujur. Kalau kita pernah ke Amerika, bilang aja pernah, tidak perlu ditutup-tutupi. Ditanya berapa lama di US pun jawab aja jujur, apa adanya. Kamu masih jomblo atau enggak pun harus jawab jujur! (lho) Karena selama niat kita tulus dan murni (halah), enggak niat bikin rusuh di US sana, ngapain musti bohong? Kalau bohong justru kan pihak kedutaan bisa curiga sama kita :) Enggak salah bicara jujur ke petugas kedutaan, niatnya beliau-beliau baik kok, jangan sampai kita terkatung-katung di Amerika, dan enggak tiba-tiba jadi imigran gelap dan jadi ilegal worker di sana. Paling yang sebel kalau ditolak karena uang bayar visa kita gak dibalikin. Huks :cry: . Terus, menjawab pertanyaannya harus singkat, padat, dan jelas. Jangan sampai berbelit-belit sehingga menyusahkan diri sendiri. Kalau jawabnya ke sana kemari, nanti si pewawancara akan nanya terus sampai clear. Biasanya orang kalau udah ditanyain kayak gini jadinya malah panikeuuun. Yang terakhir, jangan panik. Pewawancara adalah orang Amerika yang sangat ramah bahkan melebihi mbak-mbak di loket awal (teuteup :P ). Oiyaa, kalau kamu pernah beberapa kali travelling ke negara-negara lain dan pernah ke Amerika, itu jadi nilai plus lho, khususnya kalau pernah ke Amerika hehe. Wawancara ini sebentar banget juga kok, lama ngantrinya doang.

FYI, kalau permohonan visa kita disetujui, kita diberi kertas putih. Kalau ditolak, diberikan kertas merah. Kalau dapet kertas kuning, berarti dokumen si pemohon perlu ditinjau ulang dan bisa ditolak atau diterima visanya.

Saran saya kalau datang ke kedutaan usahain jam 6 pagi kurang dikit. Nanti giliran wawancaranya bukan berdasarkan jam janji kok, tapi siapa yang dateng duluan. Bisa aja yang wawancara jam 7, keduluan sama yang diwawancara jam 7.30. Bahkan saya yang jadwalnya 7.30 sampai pukul 7.35 belum juga diwawancara, jadi bukan permasalahan saya giliran jam berapa atau kamu giliran jam berapa. Yang penting kedaftar di hari itu dan datang pagi-pagi. Selamat mengurus visa Amerika!! Enggak susah kok! Paling pegel ngantri aja huahahahaha.

Cheers!!

Tagged: , ,

§ 122 Responses to Mengurus Visa Turis Amerika (USA)

  • Ervina says:

    Hi,saskyong,,
    blh tau alamat toko yg bantuin ngisi formulirx?thanks

    • saskyong says:

      Hai Ervina,
      Kemarin saya dibantu sama Artalex Digital, alamat tokonya seingat saya Jl KH Agus Salim no.56 Menteng, Jakpus. Mungkin bisa double check biar lebih yakin :)

      • Ervina says:

        ok,,thanks ya..

      • Mulyadi says:

        Hai Ervina,

        kalo boleh tau, saya minta nomor telponya

        ini no saya Mulyadi 081311140609

      • DIANA EDWINA says:

        AKU MINTA NO HP NYA BOLEH? NO HP KU 089643948005 DIANA PARAKAN

      • diana says:

        So I see that you are in group?

        S: Yes, my sister and my mother also applied for the visa today. Do we have the interview together?

        CB: Yes, please. So what do you want to do in the US?

        hi sis,mo nanya nih,jadinya interview kamu itu sudah mewakili untuk kamu dan kuarga,ato masing2 anggota kuarga di interview masing2 lagi??

        coz aku rencananya mau apply bareng ma mama nih,cm mama binun kl dsuru interview sendirian hehehe

        soalnya pernah denger juga,apply bareng kuarga bisa kejadian yang dapet cuma salah satu,jadinya aku pengen tau,pas diinterview bareng ap masing2..

        thx

      • saskyong says:

        Haloo

        iya, waktu wawancara, cuma saya yang ditanyain, kaka sama ibu saya ada di belakang saya :D cuman emang itu tergantung ama konselornya sih. Kalo dia ngerasa dia butuh wawancara sendiri2, dia akan wawancara satu per satu.

        The idea untuk sukses wawancara adalah selalu katakan apa adanya dan jangan berikan informasi lebih dari yang dia minta. Jadi kalo dia enggak minta informasi X, jangan kita dengan inisiatif ’45 langsung bilang soal informasi X itu. Kalau dia pikir ada yang salah dengan informasi X, si konselor akan membombardir kita dengan pertanyaannya. Jadinya kita terancam gak diapprove visanya :D

        sama satu lagi, rileks aja pas wawancaranya hehe :D

  • Reno says:

    biayanya berapa untuk diurus sama artalex digital itu ya?

  • Reno says:

    kalau biayavisanya berapa ya?

    thanks :)

  • Reno says:

    Mas mau tanya
    1. Pengurusan visa amrik itu berapa lama ya?soalnya paspornya kan harus ditahan, sedangkan saya butuh paspornya untuk apply visa lainnya.
    2. kalau di paspor sudah ada visa australia dan schengen, berapa persen ya kemungkinan bakal diberi visa amrik?
    3. bukti tabungannya untuk visa amrik, berapa ya?

    thanks ya Mas

    • saskyong says:

      Halo Reno, saya jawab sesuai poin yah

      1. Kalau saya kemarin, setelah wawancara itu kira2 2-3 hari kerja sudah selesai visanya. Nanti disms oleh pihak kedutaannya kalau sudah bisa diambil.

      2. Saya kurang tahu berapa persennya, yang jelas kalau sudah pernah berpergian ke luar negeri akan ada nilai plus.

      3. Kalau tabungan saya juga kurang tahu pasti, yang jelas cukup untuk membiayai diri agar tidak luntang-lantung di sana. Kalau saya kemarin tidak diminta bukti dana, hanya ditanya siapa yang membiayai.

      Oiya, by the way, saya ini ‘Mbak’ lho hehe :) semoga sukses ya urus visanya

  • Burhan says:

    Setau saya di sabang cuma SBC deh yg pertama kali bisa urus visa USA, Soalnya jamannya form DS156 mereka SBC udah mulai bantu buatin, dan skrg udah ngurus semua visa.

    • deby says:

      mba kalo ngurus visa itu susah gak sih?? saya kan baru ngurus visa amrik dah gitu paspor saya baru jadi di susahin donk

      • saskyong says:

        Enggak susah kok, asal punya dokumen yang lengkap dan mendukung, pasti dikasih. Gak ada korelasinya kok paspor baru dgn disusahin :) petugasnya ramah2..

  • raymond says:

    contoh financial document yg convincing seperti apa? apa rekening koran saja sudah cukup? saya hampir 7 tahun belakangan ini ngga pernah ke luar negeri(terakhir kuliah di aussie 2003-2005,travel ke aussie 2006,pernah ke usa tahun 1996),kira2 masih ada peluang utk dapet visa travel usa ngga?thnx a bunch

    • saskyong says:

      Raymond, iya cukup kalau rekening koran setahu saya, kemarin saya juga bawanya itu (walau akhirnya tidak diminta juga). Saya juga kurang tahu apakah kalau vakum 7 tahun ke luar negeri akan memperkecil kemungkinan visa diakui, tapi sepertinya tidak akan jadi masalah yang berarti. Pernah ke USA menjadi strong point bagi konselor di sana :)

      • raymond says:

        thanx for the info. btw air-trip kmu ke nyc tempo hari gimana? saya yakin yg paling bikin agitating pasti long haul flight-nya ya :) one way or another someone should come up with an ingenious idea,dunno,but yeah i reckon a time machine would do just swell,perhaps.
        have a nice day;)

      • saskyong says:

        The flight was good, though exhausting. Tiga belas jam di pesawat belum lagi transitnya.. Kalau pesawatnya sepi, tidurnya bisa selonjoran, enak, badan gak pegel. Kalau penuh, itu yang semaput :)) Iya, harusnya ada pintu kemana saja ;) biar convenient hahaha. Have a nice day too

  • […] the interview. Proses saya dalam membuat visa kurang lebih sama seperti yang saya ceritakan di sini. Lebih lengkapnya, saya ceritakan di post di mari. […]

    • Restika says:

      Mba mau tanya klo wawancara Apakah bisa Dengan bahasa Indonesia? Untuk masa berlaku visa berapa lama y thx.

      • saskyong says:

        Bisa dengan bahasa Indonesia, konselornya bisa berbahasa indonesia dengan lancar. Kalau kemarin saya dapat lima tahun masa berlakunya

  • Restika says:

    Pas wawancara kita bisa langsung bilang tidak bisa bahasa inggris atau gmn mba? Di US Ada keluarga Dan Teman saya. Klo untuk masa berlaku misal ketika wawancara bilang 1 bulan ternyata pas di sana mau 3 bulan Itu harus perpanjang atau gmn mba? Thx ya mba

    • saskyong says:

      Kalau berdasarkan pengalaman, kebanyakan orang akan disapa menggunakan bahasa indonesia oleh konselornya. Jika disapa pakai bahasa inggris, bisa balas sapa dengan bahasa indonesia, tidak masalah, nanti percakapan akan dilanjutkan oleh konselor dalam bahasa indonesia. Natural saja, tidak perlu bilang ‘saya tidak bahasa inggris’, konselor pasti mengerti.

      Hmm, mungkin maksudnya masa tinggal ya? Apparently, masa berlaku tidak selalu sama dengan masa tinggal. Saya kemarin ke Amerika selama 8 hari, dapat visa yang berlaku selama 5 tahun. Umumnya visa berlaku 5 tahun, tapi saya juga kurang tahu tentang kasus khusus visa yang berlaku satu tahun atau kurang dari lima tahun.

      Semoga sukses dalam mengurus visanya ya

      • Restika says:

        Thx mba info Nya sangat membantu, untuk berapa lama tinggal di US saya pernah baca katanya ijin tinggal Dy yg menentukan nya, jd walupun masa berlaku 5 thn bulan berarti dsana bisa 5 tahun ya. Bener gk mba? Sekali thx y mba

      • saskyong says:

        Hmm sebenarnya saya kurang paham pertanyaan kamu, mungkin maksudnya masa berlaku 5 tahun brarti di amerika bisa 5 tahun, bgitu ya? Setahu saya kalau visa berlaku 5 tahun artinya kita bisa bolak-balik amerika dalam jangka waktu 5 tahun tanpa perlu urus visa baru. Setau saya bgitu. Perihal apakah bisa stay 5 tahun terus menerus, sebaiknya ditanyakan ke kedutaan. Karena seingat saya ada masa tinggal maksimum per kunjungan.

        Semoga membantu ya.

  • Restika says:

    Iya Mba terima kasih y atas nfo nya

  • Teddy bear says:

    selamat siang,
    saya akana interview visa kunjungan kamis ini…baru menikah januari kemarin dengan suami amerika tetapi mertua tidak hadir karena sudah tua. jadi saya diminta datang dengan sponsor mertua. suami akan kembali ke indonesia bersama saya lagi. apakah mudah mendapat visa? apakah perlu bukti dana bank dari mertua? tks y….

    • saskyong says:

      Selamat siang,
      Bisa jadi lebih meyakinkan konselornya dengan adanya suami yang berkebangsaan Amerika. Sebaiknya memberikan bukti dana, jaga2 jika diminta oleh konselornya.

  • Nayaka says:

    Selamat malam Mbak,

    Saya mau tanya tentang tas dan barang elektronik yang bisa dibawa saat wawancara. Kalau saya baca di website us embassy, katanya tidak boleh bawa tas dan handphone karena di embassy tidak disediakan loker untuk penitipan barang. Tapi dari yang saya baca di blog ini, tas boleh dibawa dan handphone bisa dititipkan ke petugas ya mbak?

    Mohon penjelasannya ya mbak karena saya akan ke embassy sendirian dan naik angkutan umum, jadi agak takut kalau tidak bawa hape dan tas. Thx a lot. ^.^

    P.S: saya akan interview tgl 1 Juli. Wish me luck!

    • saskyong says:

      Selamat malam mbak/mas Nayaka,

      Pengalaman saya kemarin waktu urus visa pelajar, masih boleh kok bawa tas ke dalam, memang ada beberapa barang yang perlu dititipkan atau bahkan dibuang. Yang perlu dititipkan adalah handphone, headset dan yang sejenis, sedangkan yang perlu dibuang adalah makanan dan minuman :D Baiknya memang bawa barang seperlunya saja, seperti berkas yang dibutuhkan, dompet, HP, buku (biar gak bosen menunggu). Barang seperti powerbank, kabel, headset, charger, dsb akan dititipkan ke petugas setahu saya.

      Sukses ya mbak/mas mengurus visanya ^^ moga2 langsung diapprove!

  • Nayaka says:

    Makasi infonya yaa mbak…deg2an banget nih mau interview, soalnya agustus sudah mulai perkuliahan di sana…

    Anyway, saya juga perempuan sama kayak mbak…hehehe.. ^.^

  • Hendraa says:

    Makasih infonya tentang prosedur pembuatan visa Mbak. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana kalo punya pacar orang Amerika dan mau pakai visa turis untuk bisa berkunjung ke Amerika, apakah lebih mudah didapatkan atau malah bisa dicurigai? karena tujuan saya kesana memang untuk mengunjungi keluarga calon suami. Makasih :)

    • saskyong says:

      Selama tujuan kita jujur dan tidak menyalahi peraturan imigrasi di sana, tidak akan dicurigai :) jgn lupa menyediakan semua dokumen yang mendukung, insya Allah lancar

      Sukses yah mengurus visanya ^^

  • annettietanias@yahoo.com says:

    selamat malam mbak. saya anne mau tanya kalau mau minta visa amrik itu harus berapa bulan sebelum berangkat.atau ada jasa yang bisa bantu buatin visa .?dimana tempatnya. ?biasanya visa apa ya kalau kita mau tinggal sama nenek disana .thanks ya sebelumnya

    • saskyong says:

      Halo Mbak Anne,
      Sepertinya sebulan sebelum cukup yah Mbak, untuk jaga2 jika terjadi sesuatu, tapi beberapa hari sebelum keberangkatan juga bisa. Kalau jasa buatin visa, sebatas isiin DS-160 dan perkara administrasi lainnya Mbak, nanti ketika wawancara tetap hrs show up sendiri. Di jalan Sabang ada banyak Mbak, kalau saya menggunakan jasa Artalex Digital.
      Jenis visanya tergantung tujuannya, kalau mau berlibur atau mengunjungi kerabat berarti B1.

  • Cindy says:

    Hi mbak. Saya pertama kalinya mau berjunjung ke USA. Kalau untuk pertama2 itu agak ribet ga ya? Lalu biasanya org2 itu pny tabungan utk pegangan minimal brp budgetnya? Saya pergi sendiri dan berkunjung ke teman di sana untuk pertama kalinya. Terima ksh.

    • saskyong says:

      Halo Mba Cindy,

      Kalau pertama mengurus visa Amerika tidak ribet kok, kalaupun mengurus keberapa kali tapi ada sesuatu yang fishy kemudian dicurigai konselornya, pasti jadi ribet hehe.
      Kalau perihal tabungan, prinsipnya semakin banyak semakin baik. Yang penting cukup untuk membiayai kita hidup dan survive di Amerika selama masa tinggal. :D

  • Cindy says:

    Mbak bisa bales jg ke email saya ya. Thanks

  • Seti says:

    hai mbak :) terima kasih sudah nyempetin nulis pengalaman berharga ini..dan saya mau numpang nanya, saya mau ngurus visa amerika dan semua dokumen sudah ada, paspor dll..tapi saya masih ragu mbak karena uang tabungan saya tidak begitu banyak yang denger2 katanya kalau ke pas interview harus ada laporan uang yang mencukupi untuk biaya pergi ke sana..sebenarnya ada teman saya dari amrik yang sudah mengirimkan invitation letter dan menanggung akan membiayai saya selama saya disana..dengan bermodalkan invitation letter itu apakah sudah cukup mbak saya pakai buat bukti pendukung?

    terima kasih banyak :)

    • saskyong says:

      Halo Seti,

      Saya berikan gambaran ya. Dulu waktu saya wawancara visa amerika, orang di sebelah saya dibiayai perjalanannya oleh anaknya yang tinggal di US. Konselor kemudian meminta alamat lengkap, pekerjaan anaknya, bukti finansial dari anaknya, dan beberapa data pendukung (saya cuma dengar jelas yang tiga itu). Untuk amannya Seti menyediakan data dengan dokumen yang selengkap mungkin, sehingga meyakinkan konselor, hehe just in case kalau konselornya menanyakan.

      Sukses mengurus visanya :D

  • tom says:

    Ga ada yg perlu ditakutin. Soal foto? Gue malah edit sendiri, bodo amat mo pas apa ga, dikira2x aja, toh pas ngisi D-160 kalo foto ga sesuai, ga akan ke-upload :p
    Emang kudu pede aja lah, n semua surat lengkap. Gue malah cuma ditanya mo ngapain n kerja di mana, itu aja, granted 5thn hehehe

  • siyoo says:

    hi..salam kenal..saya sedang pengurusan visa.. menggunakan jasa si.. tapi tetep aja gugup ni.. belom sampai disana baru baca2 di blog aj ud gemeteran tangan dingin banget.. aduh ga pede banget rasanya…cuma takut ditolak aja si..gue ada pacar orang sana..niat kesana mau nikah si sama dia..paspor cuma pernah ke singapore dan malaysia doang.. o ya untuk foto dan interview harus make up gitu ya katanya? trus masalah baju gmn ya?? boleh pakai soflen berwarna ga ya?secara mata gw min..atau lebih baik pakai kacamata saja? atau ga ake 22 nya..gmn ya baiknya?thx

    • saskyong says:

      Halo siyoo, salam kenal juga
      Hehe biasa kok itu gugup, aku dulu juga gugup banget dan jadi parnoan, tapi nyatanya gak kenapa2 hehe :D
      Untuk foto dan interview bebas kok mau pake makeup atau gak. Kalo baju, pake baju yg beda dr semua foto2 yang ada di paspor, such as yang ada di identification page, visa negara lain, etc. kalau softlens aku kurang tahu juga, tapi aku pakai kacamata. Coba tanya sama biro jasanya baiknya gimana, mreka lebih ahli biasanya :D

      • siyoo says:

        owh kalau pake kacamata ga masalah ya?? soalnya saya apply sendiri.. bnr2 fighting bgt ni.. secara maju sendiri bo… tapi semua keluarga and teman dukung dan ksih semangat spya ga gugup..yang penting jawaban kita yakin.. bantu doanya ya..thx bgt infonya..

      • saskyong says:

        Gak masalah kok, pas foto emang harus lepas kacamata, pas wawancara no big deal hehe. Sipp sama2 sukses yaah :D

      • siyoo says:

        btw kalau interviewnya qt jawab pake indonesia ga masalah juga kan ya..soalnya ada yg bilang kalau pake bahasa inggris bisa nilai plus.. tapi gw ga gitu lancar..tktnya pas lagi Gugup jadi salah jawab…jadi begitu dia sapa good morning gw langsung jawab selamat pagi aja x ya…apa di lanjutin inggris aj y?soalnya takut pas kebetulan lagi gugup jdi slh2 jwb lagi…gmn ya sebaiknya…

      • saskyong says:

        Gak masalah kok pakai bahasa indonesia :D iya biasanya untuk tanda kita mau bahasa indonesia atau inggris adalah dgn balas sapaan konselornya. Jadi pas dia bilang “Good morning!” Kita balas “Selamat pagi!” Nanti dia akan ngeh kalo kita maunya dalam bahasa indonesia ;)

  • rikson says:

    mbak,saya bru bka rek di bank karena sebelumnya sdh ada rek di bank tpi tdk sesuai nama saya dgn akte lahir jdi saya rubah sesuai dgn akte lahir,apakah rek baru gk ada masalah dgn mengurus visa nantinya?tq

  • dewi says:

    Asw Mba Saskyong,

    sy mau ngurus visa utk transit visa, punya info soal itu?
    saya mw ke bogota, kolombia tp transit di JF kennedy dan perlu visa transit.
    sy rencana berangkat tgl 18 Sept. mau ngurus visa nya skrg bisa?
    kan wktnya mempet..

    oya dan soal tabungan sy punya 40 juta ditabungan, bisa tidak ya?

    please infonya ya.
    makasih bgt..

    • saskyong says:

      Walaikumsalam mba dewi,

      Aku sebenarnya kurang paham mbak soal visa transit. Mungkin dicek aja yah situs resmi kedutaan besar amerika, just to be sure hehe. Kalau mengurus visa amerika, kalau lancar, kira2 butuh waktu kurang lebih seminggu sampai visa kita sudah aman di paspor. Kalau mau berangkat 18 sept seharusnya masih bisa. Kalau soal tabungan, soal cukup atau tidaknya aku juga gak bisa memastikan,tapi seharusnya sih tidak ada masalah. Apa mba dewi akan stay dulu di amerika beberapa hari?

      • dewi says:

        Ngga stay, cm transit doang kira2 4 jam di bandara.
        Trus utk bayi dibawah 1 tahun perlu visa tdk ya?
        Oya mba ini kan sy di medan, kira2 klo ngisi aplikasi online nya sendiri ribet ga ya?
        Mohon infonya. Mksi

      • saskyong says:

        Hmm kalau untuk bayi aku kurang tau juga, setau aku perlu visa, tapi wawancaranya diwakili oleh orang tuanya. Tapi karena aku juga gak yakin, jadi dicek aja mbak di situs kedutaan :D

        Sebenernya gak ribet kok mbak, asal isinya dengan tenang, gak terburu2, dan fokus, in sha Allah lancar :D hehehe

  • dewi says:

    maaf nih sebelumnya kalo byk nanya.
    kalo utk jadwal wawancara siapa yg nentuin mereka ato kita yang request?

    utk formnya kan diisi online keseluruhannya.
    jadi tidak perlu tanda tangan ya?

  • Yoyok Waluyo says:

    Hi Saskya,
    hmmm your interview really so smooth, as you said just like “mencret” hehehe.

    btw, gw dapat visa USA April 2013 yg lalu untuk Outing dari Kantor ke Hawaii…tp mendapatkan visa USA tdk semudah balikin tangan! gw harus berjuang 3x and here you go, so tiring and exhausted!

    Gw harusnya ke USA bln May 2012, Global Sales Meeting di Arizona – USA, gw dah siapin data2 sekomplet2nya umat, apalah semua sudah ada, tanya deh apa aja pasti gw jwb sudah ada krn emank udah bener2 kompplet plet…cuma pas interview sama Mba Mba Bule yg msh muda, gw di tolak dengan alesan gw tdk punya office di Jakarta ( gw kerja HOME OFFICE, krn perusahaan gw rata menempatkan 1 orang satu di setiap negara, dan gw perwakilan unt Indonesia)…so gw di tolak, trus gw coba seminggu kemudian, dan again, gw di interview ma Om Om Bule…dia nanya aneh, Dia nanya dengan kerja di perusahaan yg skrng sudah bisa beli apa?? gw jwb dunk, beli small Aprtm, beli mobil ehhh dia bilang…Yah cuma apartemenn 32 sqm dan Mobil? apa lagi katanya!! hah??? gw shock and dia minta slip gaji gw, gw kasih asli dr perusahann gw dan dia jawab gini: ini bener gaji kamu?? dia msh bilang, saya ga percaya ini gajimu!! whats the fxxxx…hmmm gw sukses to rejeck yg ke2 dan perusahaan gw suruh nyoba yg ke 3x…gw ogahhh dan males!! trauma gw!!!

    Trus, gw dpt insentive di 2013 dan harus ke Hawaii – USA di bln April 2013..gw dah ga excited dan sdh mikir paling gw di tolak yg ke 3x, gw maleeesss bngt, andaikan bisa di duitin gw minta duitnya aja deh! ok akirnya gw coba lagi with no harm to try and nothing to lost….dan woilaaa gw di interview sama MAS Chris Brown (sapa seperti kamu) dan gw langsung di approved tanpa banyak pertanyaann…tp sebelum itu gw dah blingsatan krn deg degan dan siap2 malu untuk di tolak yg ke 3x, tapi ternyata Hawaii berjodoh ma gw dan TUHAN MAHA BAEK, Doá saya di kabulkan…Amin, Thank to Allah SWT.

    dan gw pegang 5 thn visa USA yg super juara itu…..

    yaahh itu sih seklumit crita saya, yg kalo gw ceritakan sbenernya bisa sampai 30 halaman heheheheheh (sekalian aja bikin novel dengan Judul “Visa Amerika – yang Juara dan ngeHITZZZ) hahahaha

    • saskyong says:

      Haloo Mas Yoyok!

      Wow ceritanya kok berliku banget yah, dan strict banget dua konselor sebelumnya!! No wonder orang2 jadi banyak jiper sebelum maju interview di kedutaan. Hehe aku rasa Chris Brown itu emang konselor yang gak neko2, ramah, dan terpercaya (lho?) hehehe. Wah Mas, kalo ada novelnya, aku nanti dikasih tau ya ;) haha

  • Yoyok Waluyo says:

    Hahahaha…..mungkin Interview yg ke pertama dan kedua belum rejeki Mba:-) dan mungkin saat itu saya belum lama kerja di Perusahaan yg notabene HQ nya di NY.

    Tapi Interview yg ke 3 justru sy sudah pesimis malah dapet, dan gw inget banget si Mas Chris Brown (Bule Item) itu yg intervew saya. Btw Novel nya kayaknya ga akan di Published deh Mba hehehe…

  • siyoo says:

    mas yoyok…sama mas..aku juga kemarin tgl 26 agustus habis apply visa.. dan aku ditolak tanpa dia meminta surat2 yang kubawa.. aku di wawancara sama bule cewe muda… sepertinya sama seperti yang wawancara si mas yoyok… dan aku ingin mencoba lagi bulan ini… sedikit down si… tapi aku tetap penasaran.. aku ingin mencoba lagi…semoga yang ke dua mendapatkan mas chris brown seperti mba dan mas nya…aminnnn

    • Yoyok Waluyo says:

      Hello Siyoo,

      Aduhhh..so sorry to heard inconvenience news from you:-( Itu bule cewe muda biasanya di loket no 2 dari kanan, dan kalo mas Chris Brown biasanya yg paling kanan. btw ada reason apa ato si bule ngomong apa ke kamu?

      Muda2han visa yg ke 2 tembus yaaa….Amin
      Kl aku kemaren jeda 1 minggu doang trus aku urus lagi yg ke 2, tapi tetep di tolak..huhfffttt…..

      Trus yg ke 3 baru tembus bulan april lalu dan dapat tuh 5 tahun visa:-) Ayooo jangan nyerah hehehe..

      Ps: susahnya jd WNI kemana2 pake visa unless mostly Asean hehehe

      Good Luck Siyo……

  • siyoo says:

    iya betul banget…dia loket ke 2 dari kanan…di loket 9…inget bener deh…amin…thx ya doanya…moga dapet chris brown deh yg ke 2…tp tmn aq dapet yg gendut loket 8..sebelah tuh bule cewe..goal juga tuh…dia ga ad ngomong apa2..cuma say sorry doang…dan gue saking shocknya cuma bisa ambil paspor gw dan balik badan…huhuhuhu….moga yg ke 2 tembus…gw si kasi jeda 1bulan..kalau seminggu katanya kedeketan tuh…pertama dan ke 2 itu jarak untuk ke 3 1 tahunan ya??iya…gue ga akan nyerah…semangat…moga dapet chris brown..amin…amin…amin…amin…

    • Yoyok Waluyo says:

      ok ok…semangat!!!
      dari yg ke 2 ke yg ke 3 gw cuma 3 bulan (saat itu gw hrs brkt ke hawaii, jadi mau ga mau ya hrs apply lagi, padahal udah males banget saat itu) tp emank rejeki ga ada yg tau kecuali Tuhan YME hehehe..

      yo wis, gudlak….

  • siyoo says:

    iya…itu semua tergantung YME ya…ok..thx ya…

  • mita says:

    sasky.. mau tanya dong.. pas diwawancara sama CB.. kamu diwawancara sama your mom and your sister together or separately? oh ya pas daftar online DS160 cukup 1 form aja utk bertiga kan atau harus sendiri2? aku mau apply utk my parents. thanks

    • saskyong says:

      Hai Mita!
      kalau pas diwawancara, aku bertiga sama kakak dan ibu diwawancara bareng. tapi gak tahu juga kemungkinan diwawancara terpisah ada atau enggak, tergantung konselornya hehe
      Kalau DS-160 wajib setiap applicant mengisi :D gak bisa bareng2 di satu formulir

  • daydreamin says:

    saya mau nanya nih, untuk pengurusan visa travel us biasa pihak kedutaan minta bukti tiket pesawat ngga? thanx

    • saskyong says:

      Kalau saya kemarin enggak diminta tiket. Tapi beberapa orang katanya pernah diminta bukti pemesanan tiket pergi-pulang. Kalau ada, sebaiknya dibawa, kalau tidak, saya rasa insha Allah tidak jadi masalah. hehe

    • mita says:

      sudah mandatory tiket pesawat pp harus ada.. baik ditanya atau tidak.

      • daydreamin says:

        tiket pesawat pp mandatory albeit visanya ditolak? bener2 special si uncle sam. memang sudah nasib jadi wni,mau hook up sama mickey mouse aja susah amat :(

      • mita says:

        iya begitu persyaratan sama sprt mengurus visa ke eropa, tiket pesawat mandatory. Beli tiket pswt yg bisa direfund, jadi gak hangus jika visa ditolak

      • saskyong says:

        sekedar info, kenalan saya ada yang belum punya tiket, apply visa amriknya langsung diapprove. jadi dia sekarang punya visa amerika yang valid dan bisa pergi kapan aja dia mau ^^

        meski menurut saya, musti punya track record travelling yang lumayan.

  • Lia says:

    Sallam
    Mat sore…
    Salam knal …
    Namaq Lia ..
    Mau naxa+minta saran dong
    Aq mau urus visa turis USA
    Ntar klw di interview di taxa kerjaan xa nggak ?
    Trus paspor aq kluaran thun 2010 tpi udah ilang n sekarang aq udah bikin penggantian paspor.. + pasporq masih kosong , Nah apakah itu bisa menjadi hlngan untuk dapat visa..?
    Di tunggu jawaban xa n makasih banget:)

    • saskyong says:

      Hai Lia,

      Info mengenai pekerjaan kita di negara asal ditanyakan di formulir DS-160. Mungkin apabila dibutuhkan, konselor akan menanyakan beberapa hal mengenai pekerjaan kita. Karena itu adalah salah satu jaminan kita akan kembali ke negara asal :D

      Soal paspor yang hilang, saya kurang tahu apakah menjadi halangan atau tidak. Tapi selama data kamu jelas dan lengkap dan kamu tidak berniat tinggal di Amerika, saya rasa tidak akan jadi kendala. Mari berharap tidak jadi halangan yah :)

  • Lia says:

    Ow igitu ..
    Makasih ya mbak..
    Tas info n saranxa…
    Salam sahabat n minta Doa nya ya mbak ..
    Semoga semua usaha aq berakhir indah
    N buat semuanya aq juga minta Doa nya ya…:)
    Aminnnnn

  • Yoyok Waluyo says:

    Amin, Semoga berhasil Mba Lia:-)

  • daniell marcelino says:

    mba saskyong mau nanya donk ,,
    pada saat mba membuat appoitment untuk mba , kakak dan ibu itu pembuatan nya masing masing atau cukup mba saja ??
    thx

  • daniell marcelino says:

    , pada saat interview bisakah kami langsung ber3 ,, tolong jelaskan bagaimana caranya agar saat interview saya dan kedua orang tua saya tetap bersama ,,
    apakah saat kami menentukan jadwal wawancara ataukah , kami memminta untuk ber3 saat di kedutaan nya ..
    info nya yaaaa plizzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz, thx before.. :)

    • saskyong says:

      halo mas daniel,

      hehe, supaya interviewnya barengan sama keluarga, stick together terus aja mas, ntr pas ngantri kalo mau dipisah, bilang aja, ‘they’re my parents’ ntr orang kedutaan ngerti kok dan mereka emang membiarkan keluarga itu tetep stick together hehe.

      Btw mas, supaya barengan, tentu jadwal wawancara mas dengan ortu musti sama, pas bikin appointment-nya mas :D

      terima kasih kembali ya mas. kalo saya kurang jelas, boleh ditanya lagi hehe

  • daniell marcelino says:

    oke thx info nya ya ,,
    ngomong” punya whatsap or wechat ?? :)

  • daniell marcelino says:

    saat kita buat appoitment kan trakhirnya minta foto ,, tp saya blom tau kreteria fotonya sperti apa ..
    bisakah saya memasukan foto yg biasa dulu dan saat di kedutaan nya baru saya kasih foto yang berkreteria nya..
    tolong info nya lagi ya .. :)

    • saskyong says:

      bisa disearch ko mas kriteria fotonya seperti apa. seinget saya sih ukurannya 5×5, latar putih, baju jangan sama dengan paspor. atau kalau mau gampang, ke jalan sabang aja, banyak jasa pas foto visa amerika di situ :D

  • daniell marcelino says:

    ohh gtu ya , heheh maksi ya mba .. hehehee
    klo gtu pake pihak ke3 aja deh buat buat nya ,, agak rumit sih ,,
    masalah ituu saya harus bolak balik jakarta ,,jauhhnya ,, :D

  • neinha says:

    mbk tiket pesawat apa perlu disertakan…takutnya nanti ga di approve, tiketnya hanguss dong mbk…

    • saskyong says:

      kalo aku dulu, gak menyertakan tiketnya :D aku enggak ngerti kudu gak ya ngasih tiket, kadang ada yg bilang diminta, ada yg enggak… kalo aku pribadi, mending visa dulu aman hehe, br tiket

  • Yoyok Waluyo says:

    tambahan info aja, kl tiket minta sama travel agent unt booking dulu TAPI JANGAN DI ISSUED, minta print itinerary tiketnya aja, jadi ga usah kawatir kl visa ga di approved ga harus bayar tiket karena cuma di booking, BUKAN DI ISSUED.

  • Qeys says:

    mbk saskyong.. mau tanya banyak boleh ya….hehehhe, maklum masih ndeso ga pernah ke luar negeri.
    1. saya rencana mau ke NY bulan depan sama suami, untuk itenarary juga disertakan yah..bikin sendiri khan, apa harus detail banget?
    2.kalau yang mendanai suami, berarti yang dibawa buku tab suami saja, atau sama buku tabunganku ?
    3. saya disurabaya, kalau minta pengisian ke artalex digital via sms atau ym gitu bisa ga ya..
    4.katanya kalu dah sampe sono, masih ditanyain juga sama petugas imigrasinya…appa benar?
    5. kalau pake kerudung apa kira2 disetujui ya mbk?
    terima kasih sebelumnya mbk…dan maaf ya kalu banyak pertanyaanya…pasti puyeng bacanya…

    • saskyong says:

      Haloo mbak Qeys!

      aku coba jawab yah satu2 :-)

      1. Kalau saya dulu menyertakan itinerary ticket aja mbak, tapi waktu itu saya gak diminta menyerahkan ‘buktinya’. Dan saya jg bilang, saya sama tur, jadi mungkin karena itu enggak ditanya detail. Tapi kalau berdasarkan pengalaman saya, mungkin konselor akan nanya sebatas: mau kemana aja ke amrik, ke kota apa aja. yang penting provide enough information aja mbak ^^ saya rasa enggak kudu detil banget gapapa kok hehe.

      2. berarti buku tabungan suami aja mbak :-). tapi untuk jaga2, gapapa kayaknya bawa buku tabungan mbak juga, in case aja hehe.

      3. hmm setau saya kalau artalex kudu datang ke tempatnya langsung mbak, karena harus diambil fotonya dan kudu ambil dokumen ke tempat mereka. mungkin di Surabaya ada biro jasa yang bisa bantu Mbak :D

      4. iya betul sekali mbak. nanti akan diwawancara oleh konselor dari kedutaan. pertanyaannya sebenarnya tidak begitu sulit, kuncinya hanya menyediakan informasi yang mereka minta dan jawab sejujur mungkin :-) dan rileks, jadi mereka tidak curiga hehe

      5. tentu bisa mbak. Saya punya banyak teman di Amerika sini yang pakai kerudung ^^ gak ada hambatan kok mbak.

      Not at all mbak! Saya senang sekali bisa membantu, kalau masih butuh informasi atau semacamnya, I’ll be more than happy to help!

      Semoga lancar mbak mengurus visanya :-)

  • attanaya says:

    hai sis..

    Wow, abis baca2 cerita diatas, gw lebih tau suka duka visa..dulu gw g susah amat sih, walopun sempet dagdigdug pas dikasi yellow paper, tp ttp kok seminggu juga jadinya dan skrg msh punya visa us smp 2016, tp dulu gw kunjungan cuma sebentar2 paling lama seminggu..dan skrg gw rencana mo tinggal sebulan sambil nunggu wc brasil,

    Pertanyaan gw, kira2 maksimal berapa hari ya boleh tgl disana continue?

    Pls, siapa aja yg tau, kasi tau gw yaks..Soalnya penting drpd udah enak2 tinggal sebulan disana tau2 pas mo keluar jadi bermasalah ;-D

    Thx sis ;-)

    • saskyong says:

      haloo,

      aku juga kurang tahu ;-) mungkin lebih pastinya bisa telepon ke kedubes amerika di jakarta atau mungkin bisa cari tahu di websitenya. Setahuku, website mereka cukup membantu kok ;-)

  • Qeys says:

    hehhehehe….mbk saskia…tanya2 lagi…
    mbk saskia bilang ikut tur ya waktu ke amrik….waktu wawancarany apa bersama rombongan turnya? jd itenararynya dibikinin travel ya mbk…terimakasih sebelumnya…..: )

    • saskyong says:

      enggak mbak, aku wawancaranya sendiri hehe.. iya mbak, kurang lebih itinerary sudah dibikinin sama agen, jadi tinggal bilang aja mau ke kota apa :-)

      terima kasih kembali mbak

  • kurnia says:

    mbk ….
    kalau sampai bandara amerika, sama imigrasinya juga ditanyain sama rombongannya?…

    • saskyong says:

      hmm, kalo saya kemarin, asal satu keluarga, musti disuruh barengan ke counter imigrasinya, biar sepaket keluarga langsung kelar (karena banyak banget org yg datang dr luar amerika hehe). nanti akan ditanya lagi sama petugas imigrasi di bandara, mau kemana dsb. Asal semua dokumen perjalanan lengkap, di sini gak masalah kok :D paling lama ngantrinya aja hehe

  • renesmee says:

    mbk…
    ditanyain ga yg ikut tournya berapa orang?

  • iso says:

    mbk saskia ktanya di pesawat disuruh ngisi formulir lagi tah? I-94 gitu yah…kalau ga bisa ngisi dibantuin gak mbk sama pramugarinya

    • saskyong says:

      halo iso,

      sekarang udah gak isi I-94 secara fisik lagi, bentuknya udah digital dan digenerate sama petugas imigrasinya. Jadi nanti cukup isi lembar customs declaration saja di pesawat hehe :D

  • anti says:

    mbk, paspor saya masih baru…kira2 di approve ga ya kalau ngajukan visa ke usa? saya mau liburan ke USA sama saudara?

    • saskyong says:

      insya Allah mbak, saya juga gak tahu pasti akan di-approve atau tidak, kalau punya paspor lama, dibawa aja, dan bawa dokumen pendukung. Lalu pas wawancara jangan tegang, rileks.. semoga berhasi ya mba :-)

  • reheka says:

    hello mba saya herto, mau nanya kalau ngurus visa pelajar ke new york itu harus ada data2 kampus yg akan di tuju atau gak mba, soalnya saya rencana mau nyari kampus buat kuliah di sana tapi belum tau kampus apa rencananya saya terbang k NY dulu di sana baru cari info kampus kira2 klo gtu bisa ga ya mba ? makasih

    • saskyong says:

      halo herto,

      kamu belum diterima? baru mau cari di sana? pake visa biasa kalo itu :D kalo visa pelajar khusus buat yg udah diterima di univnya ;-) kalo kayak begitu biasanya bisa kok, bilang aja mau liburan ke NY :D

  • olie says:

    Hallo Saskia,

    Aku mau tanya dong..untuk pengisian nomer tlp di visa application itu pake kode negara ga sih? Kan kita ga bsa menggunakan tanda +, jadi apakah 628112345 atau ditulis 08112345? Makasih yah.

    • saskyong says:

      Halo olie,

      Seinget saya dulu saya gak pake kode negara, karena urusan visa itu ke kedutaan besar amerika di negara masing-masing aja ;-) jadi harusnya gak perlu pake kode. Yang penting nomernya masih aktif aja ehehe, nanti akan disms kalau visanya udah jadi ke nomor itu

  • Indah says:

    Mba nanya nih soal keuangannya. Sy kan prgi lburan dananya dr ortu. Trus rek korannya nunjukin punya ortu atw rek. Sy??? Soalnya blum krja nih msih kuliah. Thx

    • saskyong says:

      Halo Mba Indah,

      Menunjukkan rekening orang tua Mbak. Sebagai bukti bahwa memang ada hubungan keluarga, jangan lupa bawa fotokopi dan aslinya dokumen akta kelahiran, kk, apa pun deh Mbak yang bisa menunjukkan kekerabatan dengan ortu hehe :D

      • Indah says:

        Oh ia klo bleh tahu kmaren mba bawa dokumen apa aja?? Thx

      • saskyong says:

        Kalau saya kemarin bawa bukti tabungan, akta lahir, kartu keluarga, terus kartu pelajar (sebagai bukti masih jadi pelajar di Indonesia), terus dokumen apa lagi yah saya lupa. Intinya Mbak Indah bawa saja semua yang diminta oleh kedutaan, dan membawa dokumen2 yang mendukung bahwa mbak akan pulang ke indonesia nanti :-)

  • Tri says:

    Saya sudah 2 kali apply visa amrik dan bersyukur keduanya diapprove.

    Sebenarnya untuk berhasil dalam interview visa kita harus menyadari faktor psikologis si pewawancara. Bedasar pengalaman pribadi saya emang tidak mudah, tetapi ada tips dan triknya namun kebanyakan orang salah!!! Visa kedua saya diapprove dengan tabungan kurang dari 70 jt. Tapi saya mempunyai faktor2 pendukung lain yang menyebabkan visa saya diapprove.

    Saya sendiri karena pernah menerima beasiswa penuh terang itu jadi saya pernah secara khusus ikut presentasi pengisian DS 160.

    Jika teman-teman memang ada yang serius ingin ke amerika, saya bisa membantu dan sharing tips2 yang benar mengenai wawancara Mengenai pengisian DS 160 bisa cek disni http://kask.us/hCg9V.

    Memang tidak ada jaminan untuk mendapatkan visa tetapi setidaknya teman-teman bisa lebih yakin dan percaya diri karena pada saat interview, teman-teman sudah tau point-point yang harus disebutkan dan yang tidak berdasarkan sharing dari pengalaman pribadi saya yang sudah 2x diapprove visa amerika. Sebagai catatan saja saya gak pernah ke europe ato oz. Saya hanya pernah ke singapore, KL dan thailand aja.

  • nadhiravidya says:

    bisa minta kontak jasa yang ngurus visa yang dipake situ gak? bisa kirim ke nadhiravidya@gmail.com. Trims

    • saskyong says:

      Halo Nadhira,

      Ini saya cuma ada alamatnya saja, nomer teleponnya hilang :)

      Artalex Digital, Jl KH Agus Salim no.56 Menteng, Jakpus. Selain Artalex, ada banyak lagi kok agennya di sepanjang jalan Sabang, tinggal pilih sesuai selera.

  • hello.
    mau tnya, klo misalnya passport kosong gimana ya? (dlm arti blm pernah pergi kenegara lain) ? thx

    • saskyong says:

      Halo Mas Ivan,

      Kalau saya pernah baca blog orang lain, pengalamannya beragam mas, ada yang ditanya macam-macam, ada yg biasa aja. Tergantung dapat konselornya yang seperti apa nanti :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mengurus Visa Turis Amerika (USA) at Saskyong's Blog.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,872 other followers

%d bloggers like this: